Tampilkan postingan dengan label On Media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label On Media. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Februari 2016

Dapurmamasofi Di Suara Muslim Radio Network

Alhamdulillah mendapat kepercayaan dari mbak Elsa dari Suara Muslim Radio Network untuk menjadi nara sumber pada acara inspirasi usaha rumahan. 




Yang dibahas seputaran awal mula usaha saya dan apa yang menginspirasi sehingga menjadi seperti sekarang.

Memang jika ingin memulai suatu usaha minim modal adalah dari kemauan dan hobby atau kesenangan, dengan berbekal dua hal tersebut saya memuali usaha dari rumah tanpa harus mengorbankan tugas utama saya sebagai ibu rumah tangga. Dan tentu saja support dari temen-temen komunitas NCC dan LE yang mampu menempa saya hingga seperti ini.

Alhamdulillah bertemu dengan teman-teman sehati membuat saya makin cinta dengan hobby memasak serta foto yang alhamdulillah ada bonus berupa materi yang saya terima.

Terima kasih mbak Elsa atas kesempatan yang telah diberikan pada DMS.


Senin, 19 Mei 2014

Di Radio Sham Suara Muslim Surabaya

Alhamdulillah bisnis kuliner yang saya jalani dari rumah ini telah menarik perhatian radio Sham FM di 93,8MHz untuk mengajak saya menjadi nara sumbernya dan berbagi cerita tentang suka duka saya dalam merintis dan menjalankan bisnis kuliner saya. Dengan dipandu oleh Mbak Riri Isyunani, bincang-bincang selama satu jam hampir tak terasa berlalu, dan alhamdulillah banyak pendengar Sham FM yang memberi respon dengan berbagai pertanyaan baik melalui telepon maupun sms. Senang deh bisa berbagi pengalaman.


Terima kasih Mbk Riri dan Mbk Dyah atas kerjasama yang menyenangkan ini, semoga bisa bermanfaat bagi saya dan para pendengar setia Sham FM.

Kamis, 03 April 2014

Siaran Di Radio Sindo

Dapat tawaran dari Mbak Yoeyoen Yalaputri untuk ngisi acara inspirasi bareng beliau di Radio Sindo dengan tema Usaha Rumahan. Wah tentu saja dengan senang hati saya terima, karena dengan begitu saya bisa berbagi dan menularkan semangat usaha dari rumah tanpa meninggalkan anak-anak, juga semangat pantang menyerah walau minim modal. Dan yang paling penting disini kita dapat berbagi terutama bagi perempuan apalagi para ibu rumah tangga dengan segudang kegiatannya, masih mampu mencari kesenangan yang menghasilkan materi dan tentu saja kepuasan tersendiri. Dengan dipandu oleh Mbak Wina penyiar nya kami berdua mulai cuap-cuap tanpa grogi, padahal awal-awal saya grogi banget tangan sampe dingin hehehehehehe....



Waktu ditanya apa saya butuh keahlian khusus untuk memulai bisnis rumahan dalam hal ini makanan, tentu saja tapi keahlian yang saya miliki ini adalah keahlian rata-rata yang dimiliki semua ibu rumah tangga yaitu memasak, rajin coba resep baik yang ada di buku ataupun di inet, serta kursus bila memang itu diperlukan. 

Awal usaha lima tahun yang lalu, saya nyaris tanpa modal, karena semua alat yang saya butuhkan sudah saya miliki, seperti mikser, oven, kukusan, penggorengan, blender, dll, sehingga saya hanya memanfaatkan apa yang sudah saya punya saja. Seiring dengan makin banyaknya pesanan yang masuk, mulai deh nambah peralatan perangnya, seperti mikser besar, oven gas besar, loyang-loyang, serta peralatan lain yang menuntut saya harus punya. Jadi untuk awal-awal tahun mulai usaha, hasil yang saya peroleh berupa investasi peralatan tanpa mengganggu keuangan pokok, alhamdulillah.

Bagaimana dengan jenis usaha lainnya, misalkan craft, bisa memanfaatkan barang bekas, kain perca, pernak-pernik yang tidak terlalu mahal jika dapat diolah bisa mempunyai nilai tersendiri. Sedikit bercerita ada teman saya yang jualan bros dari bahan stoking warna-warni dengan biaya produksi 3.000 rupiah saja dia mampu menjual dengan harga 10.000, dan jika sudah masuk ke mall-mall dia bisa jual hingga 12.000. Kalo mau tau modal alat yang digunakan hanya lem listrik atau biasa kita sebut lem tembak dan gunting. Hmmmmm..... bahkan usaha kunyit asem dan rujak gobet yang dimiliki Mbak Yoeyoen adalah blender dan panci yang notabene semua ibu-ibu pasti punya

Dan berkat dukungan teman-teman sesama bakul, sahabat dan guru-guru tercinta saya bisa menjadi seperti sekarang ini. Jadi modal berupa uang yang saya bayangkan bakal menghalangi langkah saya, ternyata fungsinya sama saja dengan peralatan yang saya punya. 

Dan yang tidak kalah pentingnya jika kita ingin memulai suatu usaha maka kita harus suka terlebih dahulu, sehingga dalam menjalaninya tanpa beban, kalau sudah suka mau capeknya seperti apa juga ngga bakal terasa, itu yang saya alami lho, entah dengan anda......

Peran keluarga juga sangat penting, dukungan dari suami dan anak-anak akan menjadi booster kekuatan tersendiri bagi saya.

Ketika ditanya oleh Mbak Wina mengenai kedepannya saya mau membawa usaha saya ini kemana, ya yang pasti saya ingin mengembangkannya menjadi usaha yang lebih besar lagi, semisal dengan buka gerai sehingga mampu menyerap tenaga kerja dan buka kursus yang terjangkau bagi para ibu-ibu yang ingin menambah ketrampilannya, sebab harga berbagai kursus yang ada di Surabaya lumayan mahal. Bantu doa ya, semoga apa yang saya impikan tercapai, amin.

Terakhir saya ucapkan terima kasih kepada Pak Susanto selaku produser acara, Mbak Wina selaku penyiar, Mbak Yoeyoen sebagai temen bakul seperjuangan saya, para pembaca blog dapurmamasofi, dan sahabat-sahabat di komunitas NCC, IDFB dan LangsungEnak, tanpa anda semua saya tidak bisa seperti sekarang.

Alhamdulillah ya Allah.

Jumat, 08 Februari 2013

Dapurmamasofi di Tabloid LeZAT edisi Wirausaha Vol. 46

Berawal dari ikutan NCC Rainbow Week, maka tercetuslah ide memelangikan pisang goreng dan kuberi nama keren Pisang Goreng Rainbow, di pengumuman pemenang event tersebut sama sekali saya ngga nyangkut maklum foto temen-temen yang lain keren-keren semua hehehehe, jadi disimpan diblog buat dokumen pribadi saya biar ngga lupa kalo pernah buat ini, eh ternyata banyak yang suka dan tertarik apalagi setelah diupload di facebook jadi keterusan deh buat nih pisgor rainbow, dan terakhir buat diberi taburan keju biar mendongkrak penampilan dan nilai gizinya juga. 


What's App an dengan ci Vivi Liong niatan hati mau menawarkan produk baru dapurmamasofi yaitu Ayam Kodok buat acara imlek, eh ternyata beliaunya mampir ke blog dan melihat ada pisang goreng yang ngga wajar hehehehe, dan menawarkan apa kita bersedia untuk diliput, olala mimpi apa saya semalam.....

Deg degan dan grogi serta tak percaya diri yang terus menyelimuti saya, lha wong gini aja lho masak dimasukkan tabloid, eh ci Vivi meyakinkan saya serta mengatakan bahwa ini bisa jadi ajang saya mempromosikan diri secara lebih luas lagi, wah kebayang kan tabloid LeZAT kan beredar diseluruh nusantara. Akhirnya saya setuju dengan tawaran tersebut, dan janjian bahwa reporter dan fotographer LeZAT akan kerumah empat hari kemudian.

Dan pada hari yang dinanti mbk Cleo dan mas Bembenk datang kerumah buat ngliput, suami kuminta stay dirumah sekalian jaga krucilku agar tidak heboh nantinya. Lumayan cepat dan lancar proses peliputannya dan alhamdulillah selesai tanpa ada masalah yang berarti.





Terima kasih sekali lagi kami ucapkan kepada tabloid LeZAT dan ci Vivi yang telah memberikan kesempatan kepada kami, dan juga buat mbk Cleo dan mas Bembenk atas liputan yang menyenangkan kemarin.